Majas Personifikasi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya

majas personifikasi

Pengertian Majas Personifikasi

Majas Personifikasi adalah gaya bahasa yang digunakan untuk memberikan kesan hidup atau bernyawa kepada benda – benda mati pada sebuah karya sastra. Jadi majas personifikasi ini berfungsi untuk membuat benda mati atau benda hidup terlihat memiliki nyawa atau bersikap seperti seorang manusia.

Gaya bahasa personifikasi ini termasuk ke dalam jenis majas perbandingan karena memiliki sifat membandingkan, yaitu membandingkan antara benda mati dengan hidup. Oleh karena itu gaya bahasa ini masuk ke dalam jenis gaya bahasa perbandingan.

Gaya bahasa ini sering kita temukan pada sebuah karya sastra seperti cerpen, novel, puisi, lagu dan lain – lain. Tapi untuk memastikan bahwa yang digunakan adalah personifikasi, kita bisa mengidentifikasinya berdasarkan ciri – cirinya.

Selain gaya bahasa personifikasi, kalian bisa mengetahui jenis jenis gaya bahasa lainnya pada postingan Macam Macam Majas.

Baca juga postingan Majas Hiperbola


Ciri Ciri Majas Personifikasi

pengertian majas personifikasi

Gaya bahasa personifikasi ini memiliki ciri khas yang tidak dimiliki majas majas lain, oleh karena itu akan lebih mudah jika mengidentifikasi bahwa gaya bahasa yang digunakan gaya bahasa personifikasi atau bukan. Berikut adalah ciri ciri gaya bahasa personifikasi :

  1. Selalu menggunakan sifat yang dimiliki oleh manusia atau benda hidup lainnya sebagai pilihan katanya
  2. Selalu membandingkan benda - benda mati jadi seolah – olah memiliki nyawa atau bersikap seperti manusia atau benda hidup lainnya
  3. Selalu digambarkan mengenai situasi dengan bayangan angan yang konkret

Baca juga postingan Majas Litotes


Contoh Majas Personifikasi

contoh majas personifikasi

Selain menggunakan ciri ciri, untuk mengidentifikasi bahwa yang digunakan gaya bahasa personifikasi atau bukan adalah dengan memahami contoh dari penggunaan gaya bahasa tersebut. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa contoh majas personifikasi dan artinya :

  • Hari ini gunung berapa itu telah memuntahkan lava panasnya ke permukaan gunung tersebut
  • Api dari kebakaran hutan itu telah melahap hutan seluas 10 hektare
  • Dari pagi hingga siang ini langit terus menangis bersedih membasahi bumi
  • Pohon – pohon di pekarangan rumah saling berbisik karena tertiup angin
  • Kembang api malam ini berhasil memanjakan para pengunjung yang melihatnya
  • Kapal itu menumpahkan seluruh minyak muatannya di lautan
  • Motor motor itu berbaris rapi di parkiran mall
  • Pikiranku menari – nari jika ingat kejadian saat bertemu dengan gadis cantik itu
  • Gempa semalam mengguncang seluruh wilayah di desaku tanpa terkecuali
  • Berhati – hatilah karena rokok membunuhmu
  • Pada akhirnya, kita pasti akan dimakan oleh tanah
  • Gelombang tsunami yang terjadi di lombok menyapu seluruh pemukiman di sana
  • Setiap pagi aku selalu dibangunkan oleh bunyi alarm dari hp ku
  • Bangku di  taman itu memintaku untuk duduk di sana
  • Kasur di kamarku selalu menggodaku untuk tidur secepatnya
  •  Burung burung milik tetanggaku selalu bernyanyi di pagi hari
  • Kabut di pagi hari ini menyelimuti seluruh kota bogor
  • Ayam geprek ini berhasil membakar seluruh lidahku 
  • Handphone seri terbaru itu memikat hatiku untuk membelinya
  • Langit sore hari ini mendadak muram karena petir yang terus menyambar dari siang
  • Coretan itu mengotori baju yang kamu pakai sekarang
  • Masakan ibu memang selalu bisa memanjakan lidahku ini
  • Petasan itu saling bersahutan antara satu dengan yang lainnya
  • Buku nikah ini menjadi saksi bahwa kita telah menjadi seorang suami istri
  • Jam yang aku pakai seperti menggenggam erat tanganku
  • Padi di sawah itu menari karena di tiup angin yang kencang
  • Panas terik matahari siang ini membakar kulitku
  • Suara dari pengeras suara masjid mengajak warga untuk sholat berjamaah
  • Bintang bintang bersembunyi  di balik awan malam ini
  • Mesin cuci itu membantu ibu mencuci pakaian yang kotor
  • Waktu terus berjalan, jangan sia – siakan waktumu itu
  • Pohon beringin itu menakuti seluruh warga yang melewatinya
  • Buku yang baru rilis itu memikat hatiku untuk membacanya
  • Gedung pencakar langit itu seperti membelah langit di kota ini

Baca juga postingan Majas Asosiasi

Demikian bahasan Doyan Blog kali ini tentang pengertian, ciri – ciri dan contoh majas personifikasi. Jika terdapat kesalahan penulisan dan ada yang ingin ditanyakan, bisa ditanyakan langsung di kolom komentar.


0 Response to "Majas Personifikasi: Pengertian, Ciri Ciri dan Contohnya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel