metamorfosis kecoa

Metamorfosis dan Daur Hidup Kecoa

Diposting pada

Daur Hidup Kecoa – Kecoa merupakan hewan sejenis serangga yang dianggap hama oleh sebagian orang. Kecoa biasa hidup di tempat – tempat yang kotor seperti saluran air, gudang, dan tempat sampah. Namun kecoa juga biasa hidup di tempat yang biasa kita gunakan namun jika kita jarang membersihkan tempat tersebut, kecoa dengan mudahnya dapat berkembang biak di tempat tersebut. Selain hal – hal negatif dari kecoa, ternyata kecoa memiliki metamorfosis yang unik dan bisa kita pelajari. Berikut penjelasan lebih lengkapnya mengenai siklus hidup kecoa, metamorfosis kecoa lengkap beserta gambarnya.

 

Pengertian Kecoa

siklus hidup kecoa
gambar kecoa

Kecoa atau hewan yang biasa dipanggil dengan sebutan lipas atau coro adalah hewan serangga yang masuk ke dalam kelas insecta dan termasuk ke dalam ordo Blattodea. Kecoa ini kurang lebih memiliki 3500 spesies dalam 6 famili. Kecoa bisa ditemukan di hampir seluruh penjuru dunia kecuali di wilayah kutub.

Kecoa adalah hewan yang cukup dibenci oleh sebagian orang karena bentuknya yang menggelikan dan memiliki bau yang tidak enak. Walaupun dibenci oleh sebagian orang, ternyata kecoa memiliki metamorfosis yang cukup unik dan menarik untuk diketahui. Kecoa termasuk hewan yang memiliki metamorfosis yang tidak sempurna, sama seperti metamorfosis belalang dan metamorfosis capung. Metamorfosis kecoa hanya memiliki 3 fase yaitu Telur – Nimfa – Kecoa Dewasa. Berikut adalah penjelasan lebih lengkap mengenai daur hidup kecoa :

 

Daur Hidup Kecoa

daur hidup kecoa
gambar daur hidup kecoa

Di atas adalah gambar daur hidup kecoa. Daur hidup kecoa memiliki 3 tahapan yaitu Telur – Nimfa – Kecoa Dewasa. Akan tetapi pada tahap metamorfosis kecoa dari telur hingga menjadi kecoa dewasa, memerlukan proses yang panjang dan tidak mudah. Gambar di atas adalah gambar metamorfosis kecoa, gambaran sederhana dari siklus hidup kecoa. Berikut penjelasan lebih lengkap daur hidup kecoa dan penjelasannya :

1. Telur

Kecoa merupakan hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Oleh karena itu telur adalah fase pertama metamorfosis pada kecoa. Telur kecoa memiliki karakteristik yaitu kacang merah atau kapsul kecil berwarna coklat pekat dan juga memiliki cangkang telur yang keras dan tidak mudah pecah atau hancur.

Induk kecoa betina akan meletakkan telurnya pada tempat yang kotor dan juga tersembunyi. Selain itu, induk kecoa betina juga akan meletakkan telurnya pada tempat yang memiliki sumber makanan yang cukup. Telur kecoa membutuhkan waktu 6 – 7 minggu untuk menetas menjadi nimfa, namun waktu tersebut bisa berbeda – beda tergantung pada jenis dan spesies kecoa tersebut dan keadaan lingkungan tempat telur kecoa tersebut.

 

2. Nimfa

Ketika sudah waktunya, telur kecoa akan menetas menjadi nimfa merupakan fase kedua dari metamorfosis tidak sempurna kecoa. Nimfa atau biasa disebut dengan bayi kecoa, masih memiliki tubuh yang sangat kecil. Pada fase ini, nimfa akan berkali kali berganti kulit atau biasa disebut dengan proses molting. Nimfa akan terus menerus berganti kulit hingga tubuhnya mulai membesar dan memiliki kulit yang keras. Ketika baru saja keluar dari telur, nimfa memiliki warna tubuh yang masih terang dan berwarna muda. Namun karena proses molting, warna tubuh nimfa lama kelamaan akan menjadi gelap dan berwarna pekat.

Waktu yang dibutuhkan nimfa dan jumlah molting yang dilakukan nimfa, bergantung pada jenis atau spesies kecoa tersebut karena biasanya setiap spesies memiliki waktu dan jumlah molting yang berbeda – beda. Saat molting atau pergantian kulit terakhir, nimfa baru tumbuh berkembang dan memiliki sayap.

 

3. Kecoa Dewasa

Setelah melewati fase nimfa, kecoa akan memasuki fase kecoa dewasa yang merupakan fase terakhir pada proses metamorfosis kecoa. Saat kecoa sudah mulai memasuki fase dewasa, maka kecoa sudah berhenti melakukan molting atau berganti kulit. Kecoa dewasa sudah memiliki sayap dan memiliki kulit yang keras. Namun, umur dari setiap kecoa bervariasi tergantung pada jenis atau spesies kecoa tersebut. Tetapi jika disimpulkan, umur dari sebuah kecoa berkisar antara 3 – 4 bulan atau ada yang sampai 2 tahun.

Induk kecoa betina dewasa bisa menghasilkan sekitar 300 sampai 400 keturunan semasa hidupnya. Kecoa juga merupakan hewan nokturnal yan berarti mereka akan bersembunyi di siang hari dan mulai aktif ketika malam hari untuk mencari makanan dan berkembang biak.

 

Demikianlah bahasan kali ini mengenai metamorfosis dan daur hidup kecoa. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kesalahan penulisan dan ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung ditanyakan di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *