metamorfosis ular

Metamorfosis dan Daur Hidup Ular : Siklus dan Proses

Diposting pada

Daur Hidup Ular – Ular merupakan hewan reptile bersisik yang tidak memiliki kaki. Walaupun ditakuti dan dihindari akan tetapi ular memiliki daur hidup yang menarik untuk kita pelajari. Daur hidup ular dan penjelasannya akan dijelaskan yaitu sebagai berikut :

Baca juga Daur Hidup Anjing

 

Siklus Hidup Ular

siklus hidup ular

Ular adalah hewan yang termasuk ke dalam kelas “Reptilia” dan termasuk juga ke dalam ordo “Squamata”. Hewan ini memiliki ciri khas bertubuh panjang, bersisik dan tidak memiliki kaki. Ular juga tidak memiliki indra pendengaran akan tetapi bisa merasakan getaran untuk mengetahui keadaan sekitar.

Ular juga memiliki kebiasaan menjulurkan lidahnya untuk mendeteksi atau mencium bau di udara dan hidungnya digunakan untuk bernafas. Ular termasuk ke dalam hewan karnivora yaitu hewan yang memakan daging.

Hewan ini juga identik memiliki bisa atau racun, akan tetapi tidak semua spesies atau jenis ular memiliki bisa atau racun. Bisa atau racun yang dimiliki oleh ular digunakan untuk membunuh mangsanya. Cara ular membunuh mangsanya adalah dengan menggigit si mangsa dengan taringnya yang beracun, baru kemudian ular akan melilit mangsanya hingga si mangsa mati dan ular akan menelan mangsanya dengan utuh.

Terdapat 2900 spesies ular yang tersebar di seluruh dunia, 375 spesies diantaranya merupakan ular berbisa. Habitat ular bermacam macam tergantung spesiesnya, pada umumnya hewan ini tinggal di hutan, gurun, persawahan atau pertanian dan terdapat juga spesies ular yang tinggal di air.

Ular merupakan salah satu hewan yang berkembang biak dengan 3 cara yaitu ovipar (bertelur), vivipar (melahirkan) dan ovivivipar (bertelur-melahirkan). Selain itu, ular merupakan hewan yang tidak ber-metamorfosis karena tidak terjadi perubahan bentuk tubuh pada daur hidupnya. Daur hidup ular dan gambarnya akan dijelaskan yaitu sebagai berikut.

Baca juga Daur Hidup Kupu Kupu

 

Daur Hidup Ular

daur hidup ular
gambar daur hidup ular

Gambar daur hidup ular diatas merupakan gambaran sederhana dari proses daur hidup hewan ular. Untuk penjelasan lebih lengkapnya mengenai siklus hidup ular, akan dijelaskan yaitu sebagai berikut.

1. Fase Telur

Daur hidup hewan ular yang pertama adalah telur. Telur dihasilkan dari hasil perkawinan antara ular jantan dan betina. Setelah ular betina dibuahi oleh ular jantan, ular betina sudah mulai menghasilkan telur di dalam tubuhnya.

Ular betina membutuhkan waktu kurang lebih sekitar 9 minggu sebelum benar – benar siap mengeluarkan telurnya tersebut dari dalam tubuhnya. Ular dapat menghasilkan telur antara 16 hingga 65 telur pertahun.

Sebelum mengeluarkan telurnya tersebut, induk ular akan membuat seperti sarang dari dedaunan kering atau mencari tempat yang aman untuk mengeluarkan telurnya tersebut.

Setelah telur dikeluarkan, induk ular akan menjaga telurnya tersebut hingga telur – telurnya tersebut menetas. Telur ular membutuhkan waktu antara 45 – 80 hari untuk menetas menjadi sebuah anak ular atau bayi ular.

 

2. Fase Anak Ular

Setelah melewati 45 – 80 hari di dalam telur, kemudian telur sudah siap menetas menjadi anak ular. Saat baru menetas, anak ular memiliki tubuh berukuran antara 15 hingga 19 inci . Fase anak ular ini terjadi hingga ular berumur antara 2 – 4 tahun, tergantung pada spesies ularnya karena beberapa spesies memiliki perbedaan waktu yang dibutuhkan pada fase anak ular.

Pada umumnya, anak ular mampu bertahan tanpa makanan hingga 2 minggu. Karena anak ular memiliki kantung kuning di bagian perutnya sebagai cadangan makanan sementara.

Walaupun mampu bertahan hingga 2 minggu, ketika sudah merasa lapar maka anak ular akan keluar mencari makanannya sendiri untuk menghilangkan rasa laparnya tersebut.

 

3. Fase Ular Dewasa

Ketika ular sudah berumur 2 – 4 tahun, maka ular mulai memasuki fase ular dewasa. Akan tetapi untuk beberapa spesies memiliki perbedaan, sebagai contoh ular kobra membutuhkan waktu antara 4 – 6 tahun untuk menjadi ular dewasa.

Oleh karena itu, beberapa spesies memiliki perbedaan waktu yang dibutuhkan untuk berpindah fase menjadi ular dewasa. Saat ular sudah mulai memasuki fase dewasa, ular dewasa akan memiliki tubuh berukuran antara 3 – 7 kaki dan memiliki berat hingga 20 pon.

Pada fase ini juga, untuk beberapa spesies ular berbisa mulai memiliki bisa atau racun yang sudah matang dan sangat berbahaya jika dibandingkan bisa atau racun saat masih menjadi anak ular. Bisa atau racun pada ular terdapat taring mereka, bukan pada daging atau kulit.

Ular dewasa juga mulai akan sering berganti kulit atau membuang kulit lamanya dengan tujuan untuk membuang kuman atau bakteri yang menempel di tubuhnya.

 

Usai sudah bahasan kali ini mengenai metamorfosis dan daur hidup ular. Jika terdapat kesalahan penulisan dan ada yang ingin ditanyakan, bisa langsung ditanyakan di kolom komentar. Sekian dan terima kasih.