majas epifora

Majas Epifora : Pengertian dan Contoh Kalimat

Diposting pada

Majas Epifora – Postingan ini akan menjelaskan mengenai pengertian dan contoh majas epifora. Epifora adalah gaya bahasa yang mengulang kata – kata diakhir kalimat dengan tujuan sebagai penegasan. Untuk lebih jelaskan akan dijelaskan lebih lengkap mengenai pengetian dan contoh majas epifora.

Baca juga postingan Majas Asosiasi

 

Majas Epifora Adalah

epifora adalah

Majas Epifora adalah majas yang menggunakan kata – kata yang diulang di setiap baris di akhir kalimat. Gaya bahasa epifora berfungsi untuk mengulang – ulang kata di akhir kalimat di setiap baris sebagai sebuah penegasan pada kalimat.

Gaya bahasa epifora memiliki kemiripan dengan majas anafora, karena sesama mengulang – ulang kata sebagai sebuah penegasan. Akan tetapi yang membedakan antara gaya bahasa epifora dan gaya bahasa anafora adalah tempat/posisi pengulangan katanya. Gaya bahasa epifora pengulangannya di akhir kalimat, sedangkan gaya bahasa anafora pengulangannya di awal kalimat.

Gaya bahasa epifora adalah gaya bahasa yang termasuk ke dalam gaya bahasa penegasan, karena memiliki sifat penegasan. Sifat penegasan pada gaya bahasa epifora adalah mengulang – ulang kata di setiap baris pada akhir kalimat. Selain itu gaya bahasa epifora juga termasuk ke dalam gaya bahasa paralelisme atau repetisi. Terdapat berbagai jenis majas lainnya yang sudah dijelaskan pada postingan Macam Macam Majas.

Gaya bahasa epifora biasa kita temukan pada sebuah karya sastra seperti lagu, puisi, cerpen dan lain – lain. Selain itu gaya bahasa epifora juga bisa kita temukan pada percakapan kita sehari – hari. Tetapi untuk mengetahui sebuah kalimat menggunakan gaya bahasa epifora atau tidak adalah dengan memahami contoh penggunaannya berdasarkan contohnya. Untuk lebih lengkapnya mengenai contoh gaya bahasa epifora adalah sebagai berikut.

Baca juga postingan Majas Metafora

 

Contoh Majas Epifora

contoh majas epifora

Diatas sudah jelaskan mengenai pengertian, maka selanjutnya akan diberikan penjelasan mengenai contoh majas epifora. Untuk mengetahui sebuah kalimat menggunakan gaya bahasa epifora atau bukan adalah dengan memahami contoh penggunaannya berdasarkan contohnya.

Berikut adalah beberapa contoh majas epifora :

  • Aku sungguh merindukan kamu, aku sungguh menyayangi kamu, aku sungguh mencintai kamu.
  • Aku sangat menyukai buku, di sekolah aku selalu membaca buku, di rumah juga aku selalu membaca buku, bahkan sebelum tidurpun aku selalu membaca buku.
  • Saat memulai sesuatu selalu awali dengan berdoa, sedang melakukan kegiatan pun selingi dengan berdoa, selesai melakukan kegiatan juga akhiri dengan berdoa.
  • Jika diberikan kelebihan rezeki maka bersyukurlah, jika sedang kekurangan rezeki maka bersyukurlah.
  • Dalam hidup ini kita harus melihat ke depan, oleh karena itu kita harus melangkah maju ke depan, dan pada akhirnya kita akan tahu hasilnya di masa depan.
  • Aku sangat suka minum kopi, sebelum berangkat kerja aku meminum kopi, saat di kantor pun aku meminum kopi, bahkan sebelum tidur pun aku meminum kopi.
  • Isi pikiranku selalu tentang dia, pandanganku selalu tertuju kepada dia, hatiku ini juga selalu berdetak cepat jika sedang berada di dekat dia.
  • Kamu bahagia aku bahagia juga, kamu sedih aku sedih juga, kamu patah hati aku patah hati juga

Baca juga postingan Majas Litotes

 

Demikianlah bahasan kali ini mengenai pengertian dan contoh majas epifora. Semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kesalahaan penulisan dan ada yang ingin ditanyakan bisa langsung ditanyakan di kolom komentar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *