rumus tinggi trapesium
rumus tinggi trapesium

Rumus Mencari Tinggi Trapesium : Cara Menghitung & Soal

Diposting pada

Rumus Tinggi Trapesium – Postingan ini menjelaskan tentang cara mencari tinggi trapesium disertai contoh soal dan juga pembahasannya dengan lengkap.

Rumus tinggi trapesium dan penjelasannya akan diberikan sebagai berikut.

Baca Juga Macam Macam Bangun Datar

 

Bangun Datar Trapesium

bangun datar trapesium
gambar trapesium

Trapesium adalah salah satu bentuk geometri dalam matematika yang memiliki ciri khas dua sisi paralel yang berbeda panjang.

Dalam bangun datar ini, terdapat empat sisi, dimana dua di antaranya berbentuk sejajar. Sisi sejajar yang lebih panjang disebut sebagai “alas,” sedangkan sisi sejajar yang lebih pendek disebut sebagai “atas.”

Selain itu, terdapat dua sisi miring yang dapat memiliki panjang yang berbeda, dan kedua sisi ini disebut sebagai “sisinya.”

Untuk menghitung berbagai hal terkait trapesium, diperlukan beberapa rumus matematika. Salah satunya adalah rumus untuk mencari tinggi trapesium.

Tinggi trapesium adalah jarak antara alas dan atas. Selain itu, rumus untuk menghitung luas trapesium juga diperlukan. Luas trapesium adalah besaran dua dimensi yang mencakup wilayah yang dibatasi oleh alas dan atas.

Dengan menggunakan rumus-rumus tersebut, kita dapat menghitung berbagai nilai penting terkait trapesium, memahami sifat-sifatnya, serta menerapkan konsep ini dalam berbagai bidang kehidupan.

Baca Juga Rumus Luas dan Keliling Bangun Datar

 

Ciri Ciri Trapesium

Sebuah bangun trapesium memiliki karakteristik dan sifat yang membedakannya dengan bangun datar lainnya. Dengan mengetahui ciri cirinya, kita akan lebih mudah mengetahui bentuk dari bangun trapesium.

Ciri ciri trapesium yaitu sebagai berikut :
• Memiliki 4 sisi yang terdiri dari 1 pasang sisi yang sejajar
• Memiliki 4 sudut yang terdiri dari 2 pasang sudut yang sama besar
• Memiliki satu sisi sejajar yang lebih panjang disebut sebagai sisi atas atau sisi miring
• Memiliki satu sisi sejajar yang lebih pendek disebut sebagai sisi bawah
• Jarak antara sisi atas dan sisi bawah disebut sebagai tinggi trapesium
• Jumlah kedua sudut di antara sisi atas dan bawah selalu sama dengan 180 derajat
• Memiliki simetri putar berupa sumbu tengah yang membagi trapesium menjadi dua bagian yang sama besar
• Keliling trapesium dapat dihitung dengan menjumlahkan semua sisi

Baca Juga Sifat Sifat Bangun Datar

 

Rumus Tinggi Trapesium

Rumus tinggi trapesium adalah formula matematika yang digunakan untuk menghitung jarak vertikal atau tinggi dari sebuah trapesium. Trapesium sendiri merupakan salah satu bentuk geometri dua dimensi yang memiliki ciri khas dua sisi paralel dengan panjang yang berbeda. Dalam trapesium, terdapat empat sisi, di antaranya dua sisi berupa garis sejajar yang disebut sebagai “alas” dan “atas,” serta dua sisi miring yang disebut sebagai “sisinya.”

Pentingnya rumus tinggi trapesium terletak pada kemampuannya untuk mengukur tinggi dari trapesium, yaitu jarak yang tegak lurus dari alas ke atas. Untuk menggunakan rumus ini, kita membutuhkan dua informasi utama, yaitu luas trapesium dan panjang salah satu sisi.

Cara menghitung tinggi trapesium yaitu :

Rumus Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)

atau

Cara Mencari Tinggi Trapesium = rumus tinggi bangun datar trapesium

Keterangan :
L = Luas
a = panjang sisi alas
b = panjang sisi atas

Dengan menggunakan rumus tinggi trapesium, kita dapat dengan mudah menentukan tinggi trapesium berdasarkan nilai luas dan panjang salah satu sisinya.

Penggunaan rumus ini tidak hanya berguna dalam dunia akademis, seperti dalam pembelajaran matematika, tetapi juga dapat diterapkan dalam berbagai situasi kehidupan nyata. Misalnya, dalam bidang arsitektur, rumus tinggi trapesium dapat digunakan untuk merencanakan pembangunan struktur bangunan dengan bentuk trapesium.

Dengan memahami konsep dan penerapan rumus tinggi trapesium, kita dapat lebih memahami bentuk geometri ini dan memanfaatkannya secara efektif dalam berbagai konteks kehidupan sehari-hari.

Baca Juga :

 

Contoh Soal Tinggi Trapesium

Rumus tinggi trapesium beserta pembahasannya sudah diberikan diatas dengan lengkap. Selanjutnya agar lebih memahami mengenai materi kali ini, akan diberikan beberapa contoh soal.

Cara mencari tinggi trapesium dan contoh soal akan diberikan sebagai berikut.

1. Diketahui sebuah bangun trapesium memiliki luas dengan besar 66 cm² dan juga memiliki sisi atas dan sisi bawah berukuran 15 cm dan 7 cm. Dari luas dan panjang sisi yang diketahui tersebut, tentukanlah tinggi pada bangun trapesium tersebut dengan tepat !
Diketahui : L = 66 cm² , a = 15 cm , b = 7 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Mencari Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 66 cm²) ÷ (15 cm + 7 cm)
t = 132 cm² ÷ 22 cm
t = 6 cm

Jadi, pada bangun trapesium tersebut memiliki tinggi berukuran 6 cm.

 

2. Pada sebuah bangun trapesium diketahui mempunyai panjang sisi alas dan sisi atas berukuran 12 cm dan 8 cm. Bangun trapesium tersebut juga memiliki luas yaitu 70 cm². Berdasarkan panjang sisi tersebut, carilah tinggi dari bangun trapesium tersebut dengan benar !
Diketahui : L = 70 cm² , a = 12 cm , b = 8 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Cara Mencari Tinggi Trapesium Sama Kaki = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 70 cm²) ÷ (12 cm + 8 cm)
t = 140 cm² ÷ 20 cm
t = 7 cm

Jadi, pada bangun trapesium tersebut memiliki tinggi berukuran 7 cm.

 

3. Jika panjang sisi alas dan sisi atas diketahui berukuran 20 cm dan 14 cm. Selain itu bangun trapesium tersebut juga memiliki luas yaitu 204 cm². Berapakah tinggi dari bangun trapesium tersebut jika luas dan panjang sisinya sudah diketahui ?
Diketahui : L = 204 cm² , a = 20 cm , b = 14 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Rumus Tinggi Trapesium Sama Kaki = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 204 cm²) ÷ (20 cm + 14 cm)
t = 208 cm² ÷ 34 cm
t = 12 cm

Jadi, bangun trapesium tersebut diketahui memiliki tinggi berukuran 12 cm.

 

4. Sebuah bangun trapesium diketahui mempunyai besar luas yaitu 117 cm² dan juga memiliki panjang sisi atas dan sisi alas berukuran 10 cm dan 16 cm. Jika panjang sisi dan luas dari bangun trapesium tersebut sudah diketahui, carilah tinggi pada bangun trapesium tersebut dengan tepat !
Diketahui : L = 117 cm² , a = 16 cm , b = 10 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Cara Menentukan Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 117 cm²) ÷ (16 cm + 10 cm)
t = 234 cm² ÷ 26 cm
t = 9 cm

Jadi, diketahui tinggi pada bangun trapesium tersebut adalah 9 cm.

 

5.  Jika pada bangun trapesium memiliki sisi atas dan sisi alas dengan masing masing panjang yaitu 16 cm dan 24 cm. Besar luas pada bangun trapesium tersebut juga diketahui berukuran 300 cm². Tentukanlah tinggi pada bangun trapesium tersebut berdasarkan panjang sisi dan luas yang diketahui !
Diketahui : L = 300 cm² , a = 24 cm , b = 16 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Contoh Rumus Mencari Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 300 cm²) ÷ (24 cm + 16 cm)
t = 600 cm² ÷ 40 cm
t = 15 cm

Jadi, tinggi pada bangun trapesium tersebut diketahui berukuran 15 cm.

 

6. Diketahui sebuah bangun trapesium mempunyai besar luas berukuran 391 cm² dan juga diketahui memiliki sisi alas dan sisi atas berukuran 28 cm dan 18 cm. Dari besar luas dan panjang sisi yang diketahui, carilah tinggi pada bangun trapesium tersebut dengan tepat !
Diketahui : L = 391 cm² , a = 28 cm , b = 18 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Cara Mencari Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 391 cm²) ÷ (28 cm + 18 cm)
t = 782 cm² ÷ 46 cm
t = 17 cm

Jadi, sebuah bangun trapesium tersebut memiliki tinggi berukuran 17 cm.

 

7. Sebuah bangun trapesium diketahui memiliki luas dengan besar yaitu 224 cm². Selain itu, bangun trapesium tersebut memiliki panjang sisi alas dan sisi atas berukuran 22 cm dan 10 cm. Berdasarkan panjang sisi dan luas yang diketahui, berapakah tinggi dari bangun trapesium tersebut ?
Diketahui : L = 224 cm² , a = 22 cm , b = 10 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Cara Menghitung Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 224 cm²) ÷ (22 cm + 10 cm)
t = 448 cm² ÷ 32 cm
t = 14 cm

Jadi, diketahui bangun trapesium tersebut mempunyai tinggi yaitu 14 cm.

 

8. Jika panjang sisi alas dan sisi dari sebuah bangun trapesium diketahui berukuran 25 cm dan 15 cm. Luas pada bangun trapesium tersebut juga diketahui berukuran 260 cm². Tentukanlah tinggi dari bangun trapesium tersebut dengan tepat !
Diketahui : L = 260 cm² , a = 25 cm , b = 15 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Rumus Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 260 cm²) ÷ (25 cm + 15 cm)
t = 520 cm² ÷ 40 cm
t = 13 cm

Jadi, diketahui bangun trapesium tersebut mempunyai tinggi yaitu 13 cm.

 

9. Diketahui luas pada sebuah bangun trapesium memiliki besar luas berukuran 560 cm² dan juga memiliki panjang sisi alas dan sisi atas berukuran 39 cm dan 17 cm. Berapakah tinggi dari bangun trapesium tersebut berdasarkan panjang sisi dan luasnya yang diketahui ?
Diketahui : L = 560 cm² , a = 39 cm , b = 17 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Cara Mencari Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 560 cm²) ÷ (39 cm + 17 cm)
t = 1120 cm² ÷ 56 cm
t = 20 cm

Jadi, pada bangun trapesium tersebut diketahui memiliki tinggi 20 cm.

 

10. Sebuah trapesium diketahui memiliki sisi alas dan sisi atas yang masing masing memiliki panjang berukuran 34 cm dan 18 cm. Luas dari bangun trapesium tersebut juga diketahui yaitu 546 cm². Dari luas dan panjang sisi yang diketahui tersebut, tentukanlah tinggi dari bangun trapesium tersebut !
Diketahui : L = 546 cm² , a = 34 cm , b = 18 cm
Ditanya : t (tinggi) ?
Jawab :
Rumus Tinggi Trapesium = (2 × L) ÷ (a + b)
t = (2 × 546 cm²) ÷ (34 cm + 18 cm)
t = 1092 cm² ÷ 52 cm
t = 21 cm

Jadi, diketahui bangun trapesium tersebut mempunyai tinggi berukuran 21 cm.

Baca Juga :

 

Rumus tinggi trapesium disertai pengertian dan contoh soal sudah diberikan dengan lengkap diatas. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan dan ingin memberikan kritik atau saran, bisa ditulis di kolom komentar.

Artikel Terkait :