daur hidup sapi

Siklus dan Daur Hidup Sapi : Tahapan dan Pertumbuhan

Diposting pada

Siklus Hidup Sapi – Karena dikenal sebagai hewan memiliki banyak manfaat bagi manusia, banyak yang tertarik untuk berternak sapi. Sebelum berternak, kita perlu mengetahui terlebih dahulu siklus hidup sapi.

Daur hidup sapi dan penjelasannya akan dijelaskan sebagai berikut.

Baca juga Contoh Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

 

Daur Hidup Sapi

sapi
gambar sapi

Sapi merupakan hewan yang termasuk ke dalam kelas “Mammalia” dan ordo “Artiodactyla”. Selain itu, hewan mamalia ini juga termasuk ke dalam famili “Bovidae” dan subfamili “Bovinae”.

Seperti hewan lainnya, sapi juga memiliki ras dan jumlahnya mencapai ratusan. Ras – ras sapi bisa terbentuk secara alami atau melalui campur tangan manusia. Ras sapi unggul saat ini kebanyakan merupakan hasil dari campur tangan manusia.

Secara umum, sapi peliharaan terbagi menjadi 3 jenis yaitu sapi perah, sapi potong dan sapi pekerja. Dari ketiga jenis tersebut, memiliki manfaat dan tujuan yang berbeda yaitu :

  • Sapi Daging, jenis ini ditujukan untuk disembelih dan dagingnya diambil untuk dikonsumsi. Biasanya jenis sapi seperti ini dirawat secara khusus dan dijamin kesehatannya agar daging yang dihasilkan berkualitas dan layak untuk dikonsumi.
  • Sapi Perah, jenis ini ditujukan untuk menghasilkan susu. Pemilihan sapi jenis ini cukup ketat. Jenis sapi yang diambil hanya betina yang diproduktif, selain itu akan disembelih. Jika sapi perah sudah tidak produktif dan sudah mulai tua, biasanya juga akan disembelih.
  • Sapi Pekerja, jenis ini ditujukan untuk membantu pekerjaan manusia seperti membajak sawah dan sebagai alat transportasi. Sapi pekerja biasanya akan dilatih terlebih dahulu untuk melakukan tugas tertentu, sehingga lebih jinak dan mudha dikendalikan. Sapi jenis ini biasanya jarang dikonsumsi karena dagingnya yang sudah keras akibat melakukan pekerjaan berat.

Hewan penghasil susu ini juga merupakan pemakan tumbuh – tumbuhan (herbivora). Jenis tumbuhan yang dimakan biasanya rerumputan liar dan tumbuhan rendah lainnya.

Jenis daur hidup sapi adalah hewan yang tidak mengalami metamorfosis. Sama seperti Skema Siklus Hidup Kambing dan Siklus Hidup Ayam

Siklus hidup sapi tidak mengalami metamorfosis karena tidak mengalami perubahan bentuk pada proses pertumbuhannya.

Tahapan pertumbuhan sapi dimulai dari Anak Sapi – Sapi Muda – Sapi Dewasa.

Siklus hidup sapi akan dijelaskan lebih lengkap pada bagian Daur Hidup Sapi.

Baca juga Tahapan Metamorfosis Sempurna

 

 

Siklus Hidup Sapi

siklus hidup sapi
gambar daur hidup sapi

Gambar siklus hidup sapi diatas merupakan gambaran sederhana dari proses pertumbuhan sapi.

Siklus hidup sapi tidak mengalami metamorfosis karena pada daur hidupnya tidak mengalami perubahan bentuk.

Siklus hidup sapi dimulai dari Anak Sapi – Sapi Muda – Sapi Dewasa.

Pertumbuhan sapi dari lahir sampai dewasa akan dijelaskan lebih lengkap yaitu sebagai berikut.

1. Anak Sapi

Tahapan pertumbuhan sapi yang pertama adalah anak sapi. Sebelum melahirkan anak, induk sapi akan terlebih dahulu melakukan perkawinan antara jantan dan betina.

Pada hewan ini, perkawinan bisa dilakukan secara alami atau ada campur tangan manusia. Campur tangan manusia pada perkawinan sapi ditujukan untuk menghasilkan anak sapi unggul.

Perkawinan bisa dilakukan antara ras yang sama maupun yang berbeda ras. Setelah melakukan perkawinan, induk betina akan mulai mengandung anak sapi di dalam perutnya.

Ketika sudah waktunya, induk betina akan melahirkan anak sapi yang telah dikandungnya tersebut. Anak sapi ketika baru lahir adalah fase paling kritis, karena akan selalu membutuhkan susu dari sang induk untuk bertahan hidup.

Anak sapi masih membutuhkan waktu hingga 1 bulan lebih untuk penyapihan. Penyapihan adalah proses penyesuaian anak hewan untuk berhenti menyusui dan mulai memakan makanan dewasanya. Ketika anak sapi sudah bisa untuk memakan rerumputan, maka anak sapi tidak akan bergantung dengan induknya lagi.

Baca Juga Siklus Hidup Kucing

 

2. Sapi Muda

Metamorfosis sapi yang kedua adalah sapi muda. Pada fase ini, sapi sudah melewati fase penyapihan dan sudah bisa memakan makanan dewasanya. Sapi muda juga mulai tumbuh lebih besar jika dibandingan ketika masih menjadi anak.

Di fase sapi muda, organ tubuh sapi mulai tumbuh akan tetapi belum sempurna. Dan biasanya pada fase ini, peternak mulai mempersiapkan sapi muda untuk melakukan perkawinan walaupun alat reproduksinya belum sempurna.

Sapi muda yang tidak dirawat ketika masa pertumbuhannya akan berpengaruh pada kandungan dan alat reproduksinya. Sapi yang tidak diperhatikan masa pertumbuhannya, akan sulit mengandung anak atau anak sapi yang dihasilkan bisa saja cacat atau tidak sehat. Oleh karena itu, di fase ini sangat penting untuk diperhatikan.

Baca Juga Siklus Hidup Ular

 

3. Sapi Dewasa

Daur hidup sapi yang terakhir adalah fase dewasa. Di fase ini, tanda jika sapi sudah mulai memasuki fase dewasa adalah alat reproduksi sudah sempurna. Selain itu, tanda sapi sudah dewasa adalah pada betina sudah bisa untuk menyusui.

Sapi dewasa akan mengalami pubertas dan akan melakukan perkawinan dengan lawan jenisnya. Fase birahi pada sapi dewasa perlu melalui 4 tahapan yaitu proestrus, estrus, postestrus dan diestrus.

Pada sapi dewasa perlu melalui 4 fase birahi tersebut untuk menghasilkan embrio yang kemudian akan menjadi anak sapi. Jika sapi dewasa berhasil melalui fase – fase tersebut, maka induk sudah pasti berhasil untuk mengandung dan akan melahirkan anak sapi yang baru.

Anak sapi tersebut kemudian akan melanjutkan siklus hidup dan akan terus berulang hingga terus menerus.

Baca Juga Daur Hidup Anjing

 

 

Cara Berternak Sapi

Karena memiliki banyak manfaat dan nilai ekonomis yang menjanjikan, banyak orang tertarik untuk berternak sapi. Akan tetapi dalam berternak sapi, terdapat perbedaan cara dalam perkembangbiakannya.

Cara berternak sapi akan dijelaskan lebih lengkap yaitu sebagai berikut.

• Peternakan Intensif

Peternakan Intensif atau peternakan di dalam kandang, cara berternak intensif lebih banyak terjadi di dalam kandang. Semua makanan dan perawatan untuk sapi sudah disediakan dan dijamin. Peternakan intensif disebut juga sebagai peternakan pabrik karena biasanya cara berternak seperti ini dilakukan dalam jumlah yang besar.

Cara berternak seperti ini membutuhkan biaya produksi yang jauh lebih besar. Biaya besar tersebut meliputi penyediaan makanan, vitamin dan perawatan. Akan tetapi cara berternak intensif ini jauh lebih efektif karena pertumbuhan sapi jauh lebih cepat jika dibandingkan cara berternak ekstensif.

 

• Peternakan Ekstensif

Peternakan Ekstensif atau peternakan di luar kandang, cara berternak ekstensif adalah dengan membiarkan sapi hidup di alam, seperti di area peternakan yang luas. Makanan yang di makan sapi juga disediakan oleh alam dan tanpa campur tangan manusia.

Cara berternak seperti ini disebut kuno dan sudah mulai ditinggalkan karena kurang efektif jika dibandingkan dengan peternakan intensif.

Kekurangan peternakan ekstensif adalah pertumbuhan sapi jauh lebih lama dan tidak terjamin kesehatannya. Karena dibiarkan hidup di luar, sapi menjadi tidak bisa diawasi dan tidak bisa dijamin kesehatannya.

Akan tetapi cara berternak ekstensif, biaya produksinya jauh lebih murah karena tidak perlu menyediakan makanan dan biaya perawatan untuk sapi.

 

• Peternakan Semi Intensif

Peternakan Semi Intensif atau campuran dari ekstensif dan intensif. Cara berternak semi intensif adalah dengan membiarkan sapi berada di luar kandang pada waktu tertentu. Namun pada waktu tertentu, sapi juga akan dimasukkan ke dalam kandang.

Di dalam kandang, sapi akan dirawat dan disediakan makanannya. Jika sapi dikeluarkan dari kandang, hewan ini harus mencari makanan sendiri. Biasanya pada cara berternak seperti ini, sapi akan dimasukkan di dalam kandang pada musim dingin.

 

 

Siklus hidup sapi diatas sudah dijelaskan dengan lengkap diatas. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan dan ingin memberikan kritik atau saran, bisa ditulis di kolom komentar.

Artikel Terkait :