metamorfosis semut

Metamorfosis & Siklus Hidup Semut : Daur Hidup & Tahapan

Diposting pada

Siklus Hidup Semut – Semut merupakan hewan yang dikenal hidup berkelompok dan saling bekerja sama. Selain hal tersebut, terdapat hal lain yang menarik untuk diketahui yaitu siklus hidup semut.

Metamorfosis semut dan penjelasannya akan dijelaskan lebih lengkap yaitu sebagai berikut.

Baca Juga Hewan Yang Tidak Mengalami Metamorfosis

 

Metamorfosis Semut

daur hidup semut
gambar semut

Semut merupakan hewan yang termasuk ke dalam kelas “Insecta” dan ordo “Hymenoptera”. Selain itu, hewan ini juga termasuk ke dalam famili “Formicidae”. Terdapat 12.500 spesies semut tersebar di seluruh dunia dan sebagian besar spesies tersebut hidup di kawasan dengan iklim tropis.

Hewan ini dikenal hidup sebagai serangga sosial karena hidup dengan cara berkoloni atau berkelompok. Dalam satu koloni, terdapat hingga ribuan semut yang hidup bersamaan dan memiliki tugas masing – masing.

Pada umumnya, semut terbagi menjadi 3 jenis yaitu semut ratu, semut pejantan dan semut pekerja. Di antara 3 jenis semut memiliki tugas masing masing yang saling berhubungan dan sangat berpengaruh satu sama lain dalam koloni.

Tugas dari masing masing semut tersebut akan dijelaskan sebagai berikut :

  • Semut Ratu, jenis semut ini memiliki jenis kelamin betna dan memiliki tugas untuk melakukan perkawinan dan menghasilkan semut – semut baru. Semut ratu juga bertugas sebagai pemimpin koloni pada sebuah koloni semut.
  • Semut Pejantan, jenis semut ini bertugas untuk melakukan perkawinan dengan semut ratu. Akan tetapi, semut pejantan hanya mampu melakukan perkawinan satu kali dalam hidupnya dan kemudian akan mati.
  • Semut Pekerja, jenis semut ini bertugas untuk sebagai pelindung koloni, menjaga telur telur semut dan mencari makanan. Jenis semut ini juga berjenis kelamin betina, akan tetapi semut pekerja tidak bisa menghasilkan telur.

Hewan yang dikenal hidup berkelompok ini juga dikenal sebagai salah satu hewan terkuat di dunia.

Mengapa hewan bertubuh kecil ini disebut sebagai salah satu hewan terkuat di dunia ? Karena semut walaupun memiliki tubuh yang sangat kecil, tetapi hewan ini mampu mengangkat beban 50 kali dari berat badannya sendiri.

Semut metamorfosis apa ? daur hidup semut termasuk metamorfosis sempurna karena melalui 4 tahapan dan juga mengalami perubahan bentuk yang mencolok di setiap fasenya, seperti Daur Hidup Lebah dan Daur Hidup Katak.

Tahapan metamorfosis semut adalah dimulai dari Telur – Larva – Pupa – Semut Dewasa.

Penjelasan tentang daur hidup semut akan dijelaskan lebih lengkap pada bagian Siklus Hidup Semut.

Baca juga Hewan Yang Mengalami Metamorfosis Tidak Sempurna

 

 

Siklus Hidup Semut

siklus hidup semut
gambar daur hidup semut

Gambar siklus hidup semut diatas merupakan gambaran sederhana dari proses siklus hidup semut.

Metamorfosis semut termasuk ke dalam metamorfosis sempurna karena melalui 4 tahapan dan mengalami perubahan bentuk yang signifikan di setiap fasenya.

Tahapan siklus hidup semut adalah Telur – Larva – Pupa – Semut Dewasa.

Penjelasan tentang daur hidup semut akan dijelaskan yaitu sebagai berikut.

1. Telur Semut

Cara berkembang biak semut adalah dengan cara bertelur (ovipar).

Oleh karena itu, siklus hidup semut diawali dari telur terlebih dahulu. Telur semut dihasilkan dari hasil perkawinan antara semut ratu dan semut pejantan.

Setelah dibuahi oleh pejantan, maka semut ratu akan mulai menghasilkan telur. Cara dalam membuahi sel telur, bisa menentukan jenis dan kelamin dari semut yang akan menetas nantinya. Dalam sekali bertelur, semut ratu bisa menghasilkan hingga ratusan ribu telur hanya dalam beberapa hari.

Telur semut hanya memiliki ukuran 0,5 mm dan berbentuk lonjong berwarna putih. Telur telur tersebut membutuhkan waktu 7 sampai 14 hari untuk menetas. Waktu yang dibutuhkan telur semut untuk menetas bisa berbeda – beda, tergantung pada jenis semut yang akan menetas.

Baca Juga Daur Hidup Nyamuk

 

2. Larva Semut

Metamorfosis semut yang kedua adalah larva.

Setelah telur menetas, maka semut mulai memasuki fase larva. Sama seperti larva lainnya, larva semut memiliki bentuk seperti belatung dan tidak memiliki kaki.

Larva semut tidak perlu mencari makanan sendiri, karena semut pekerja akan mencari dan menyediakan makanan untuk larva hingga larva bersiap untuk berubah menjadi pupa.

Sebelum berubah menjadi pupa, larva semut akan beberapa kali mengalami molting atau pergantian kulit. Molting tersebut membuat tubuh larva menjadi lebih keras dan mengalami perubahan warna dari berwarna putih menjadi kekuningan.

Larva membutuhkan waktu 6 sampai 12 hari sebelum bersiap untuk memasuki fase pupa atau kepompong.

Baca Juga Daur Hidup Lalat

 

3. Pupa Semut

Daur hidup semut yang ketiga adalah pupa semut.

Larva yang telah mengalami hingga 5 kali pergantian kulit, akan memasuki fase pupa. Bentuk pupa semut seperti diselimuti kulit keras seperti cangkang dan berwarna putih atau kecoklatan.

Sama seperti saat menjadi larva, makanan pupa sudah disediakan oleh para semut pekerja. Pupa adalah fase pembentukan bentuk tubuh bagi semut sebelum menjadi semut dewasa.

Pupa semut membutuhkan waktu 10 sampai 30 hari sebelum memasuki fase semut dewasa. Tanda fase pupa akan berakhir adalah dengan munculnya kaki semut keluar dari cangkang.

Baca Juga Daur Hidup Kupu-Kupu

 

4. Semut Dewasa

Siklus hidup semut rangrang yang terakhir adalah semut dewasa.

Pada fase ini, semut sudah keluar dari cangkang dan akan mulai beradaptasi dengan tubuh barunya.

Warna tubuh semut dewasa saat baru keluar cangkang masih berwarna muda seperti coklat atau merah muda. Setelah berjalannya waktu dan bertambah usia, warna tubuh semut akan berubah menjadi lebih gelap.

Bentuk semut dewasa berbeda – beda tergantung jenisnya. Yang sangat membedakan adalah semut pekerja tidak memiliki sayap dan semut ratu memiliki tubuh yang lebih besar dibandingkan dengan semut lainnya.

Di fase ini juga mulai terlihat jenis atau kasta dari semut yang dihasilkan. Masing – masing jenis atau kasta semut akan melakukan tugasnya masing – masing demi keberlangsungan hidup koloninya.

Baca Juga Daur Hidup Kecoa

 

Siklus hidup semut sudah dijelaskan dengan lengkap diatas. Semoga tulisan ini bisa bermanfaat bagi para pembaca. Jika terdapat kekurangan atau kesalahan dalam penulisan dan ingin memberikan kritik atau saran, bisa ditulis di kolom komentar.

Artikel Terkait :